
Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai berpotensi membebani fiskal Indonesia. Fitch menaikkan asumsi defisit APBN tahun 2026 imbas meningkatnya pengeluaran sosial oleh pemerintah Indonesia, termasuk melalui program MBG.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan MBG merupakan investasi jangka panjang bagi Indonesia. Sejumlah studi internasional, termasuk dari World Bank dan Rockefeller Foundation, menunjukkan MBG berdampak signifikan bagi perekonomian.
Dengan pelaksanaan yang baik, MBG diklaim dapat menghasilkan return yang lebih tinggi. Secara spesifik, Airlangga menyebut investasi US$ 1 untuk MBG bisa menghasilkan US$ 7 bagi negara.










