
Sebanyak 359 orang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Januari 2026. Pekerja tersebut merupakan yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.
“Pada bulan Januari tahun 2026 terdapat 359 orang tenaga kerja ter-PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP (Jaminan Kehilangan Pekerjaan)” bunyi laporan Satu Data Kemnaker, dikutip Minggu (8/3/2026).
Jumlah tenaga kerja yang paling banyak di-PHK berada di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Selatan. Adapun jumlah tenaga kerja di Jawa Barat yang di-PHK sebanyak 49 orang. Kemudian, di Sumatera Selatan juga 49 orang.












