Pasar Rabaa Agam Hidup Kembali Jelang Lebaran
Agam – Pasar Rabaa di Agam kembali meriah jelang Lebaran, menyadarkan masyarakat atas kehidupan baru setelah terkena dampak bencana. Warga lokal berbondong-bondong memburu kebutuhan Hari Raya, menandakan pulihnya roda ekonomi di kawasan yang pernah terlumat banjir dan longsor.
Latar Belakang
Beberapa bulan lalu, Pasar Rabaa sempat lumpuh karena bencana alam yang melanda. Banyak pedagang kehilangan stok barang dan pemasukan, sementara warga terpaksa mencari kebutuhan dasar di pasar-pasar alternatif. Namun, jelang Hari Raya, semangat berjualan kembali menyala. Menurutrief Juhari, seorang pedagang sayur, “Alhamdulillah, sekarang sudah mulai ada rezeki lagi.”
Fakta Penting
Data dari Dinas Perdagangan Agam menunjukkan, pengunjung Pasar Rabaa meningkat hingga 40% dibanding bulan sebelumnya. Berbagai kebutuhan Lebaran seperti pakaian, makanan, dan hewan kurban menjadi primadona. Meski demikian, harga beberapa barang mengalami kenaikan karena pasokan yang terbatas.
Dampak
Kemuliharaan Pasar Rabaa tidak hanya menggembirakan masyarakat setempat, tapi juga menjadi indikator positif bagi pemulihan ekonomi di Agam. Bupati Agam, Drs. H. M. Rizal Effendi, mengatakan, “Kami bersyukur atas situasi ini dan berkomitmen untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan Lebaran.”
Penutup
Pasar Rabaa menjadi contoh nyata bahwa ketika gotong royong dan semangat pantang menyerah masyarakat terwujud, kehidupan bisa kembali pulih bahkan di tengah-tengah bencana. Sebagai Hari Raya tinggal beberapa hari lagi, harapan masyarakat Agam pun semakin terang.












