
Latar Belakang
Nenek Ameh, 60 tahun, telah menjadi penjual tikar di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, sejak 2020. Berselisih Rp10 ribu per tikar, dia bukan penjual musiman melainkan sumber utama penghidupan keluarganya. Namun, tahun ini, situasi berubah drastis.
Fakta Penting
“Nenek Ameh mengaku jumlah pembeli tahun ini mengalami penurunan drastis,” kata sumber terpercaya di sekitar TMR. Lansia ini menjelaskan, “Saya mulai berjualan karena bapaknya pensiun dan tak lagi bisa bekerja. Kini, dengan situasi ini, kehidupan kita semakin terancam.”
Dampak
Penurunan pembeli tak hanya mempengaruhi Nenek Ameh, tetapi juga ribuan pedagang kecil di Jaksel. Mereka mengandalkan momen Lebaran untuk memperoleh penghasilan sepanjang tahun. Kondisi ini menjadi cerminan lebih luas tentang dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Penutup
Kisah Nenek Ameh menggugah pertanyaan: Bagaimana solusi yang efektif untuk meringankan beban pedagang kecil di tengah ketidakpastian ekonomi? Sosialisasi program pemerintah atau langkah kolektif masyarakat mungkin menjadi jawabannya.












