
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (esdm) Bahlil Lahadalia mengatakan telah meminta Perusahaan Inggris, British Petrolium (BP) untuk menyisihkan hak partisipasi (Participating Interest/PI) bagi Papua.
Hak partisipasi itu terkait pengembangan proyek amonia di Teluk Bintuni, Papua Barat, bersama pt kilang pertamina Internasional (KPI).
Adapun permintaan tersebut dilontarkan Bahlil ketika dirinya melakukan pertemuan dengan BP beberapa waktu lalu.












