
Pembenahan Kabel di Jalan Anggrek II: Warga Minta Solusi Lebih Holistik
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan baru-baru ini menyelesaikan pembenahan kabel yang menjuntai di Jalan Anggrek II, Kelurahan Kuningan, Setiabudi. Namun, warga sekitar menilai upaya tersebut belum mencukupi dan mendesak pihak terkait untuk menangani jaringan utilitas secara menyeluruh.
Kendala Teknis dan Keluhan Masyarakat
Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal, mengungkapkan bahwa penataan jaringan utilitas tidak semudah yang dipikirkan. “Kendala teknis dan keluhan masyarakat menjadi hambatan utama dalam proses ini,” jelas Rifki. Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang menunggu pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) yang akan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kabel menjuntai.
SJUT: Solusi Jangka Panjang untuk Kabel Menjuntai
Pembangunan SJUT, lanjut Rifki, sedang dalam proses dan nantinya akan menjadi tempat penempatan kabel yang lebih rapi dan terorganisir. “Dengan SJUT, kabel yang saat ini menjuntai akan dipindahkan ke dalamkan saluran tertutup, sehingga tampilan jalan akan lebih bersih dan aman,” terangnya.
Dampak Sosial dan Harapan Warga
Warga sekitar menyambut baik rencana pembangunan SJUT, namun mereka meminta pemerintah untuk mempercepat prosesnya. “Kami berharap masalah kabel menjuntai ini bisa segera terselesaikan agar kualitas hidup kami semakin meningkat,” ungkap seorang warga.
Penutup
Meskipun pembenahan kabel di Jalan Anggrek II telah dilakukan, tantangan dalam menata jaringan utilitas masih berlanjut. Dengan adanya SJUT, diharapkan masalah ini dapat teratasi secara permanen, memberikan dampak positif bagi masyarakat Jaksel. Namun, pertanyaan yang muncul adalah, berapa lama lagi proses SJUT ini akan rampung dan siapa yang bertanggung jawab untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik?










