
Latar Belakang
Ribuan siswa di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, merasa kecewa karena tidak mendapatkan program makan bergizi gratis (MBG) yang seharusnya menjadi hak mereka. Hal ini terjadi karena dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) tidak menyuplai makanan, sehingga operasionalnya terhenti.
Fakta Penting
Camat Menes, Usep Sudarman, mengungkapkan bahwa ada dua dapur yang telah berhenti beroperasi. “Kendalanya apa, mereka yang mungkin paham,” ujarnya. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai alasan pasti terhentinya layanan ini.
Dampak
Terhentinya program MBG ini tidak hanya merugikan ribuan siswa, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah setempat. Program ini seharusnya menjadi solusi untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang seimbang.
Penutup
Masalah ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kelayakan pelayanan publik dan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran. Apakah pemerintah daerah akan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, atau ribuan siswa harus terus menanggung kerugian?












