
Indonesia tengah melangkah mantap menuju kemandirian energi dan pemerataan pembangunan. Pemerintah menegaskan bahwa agenda hilirisasi dan pembangunan infrastruktur energi bukan sekadar proyek ekonomi, melainkan strategi besar untuk memperkuat konektivitas nasional serta memastikan akses energi merata hingga wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Langkah ini menjadi simbol semangat optimisme dalam mewujudkan visi “energi berkeadilan untuk seluruh rakyat Indonesia”. Pemerintah percaya, ketika energi mampu menjangkau seluruh pelosok negeri, maka tumbuhlah fondasi ekonomi baru – dari desa hingga kawasan terluar – yang memperkuat daya saing bangsa di tengah kompetisi global.
Upaya hilirisasi migas dan pembangunan infrastruktur energi kini menjadi dua pilar penting dalam mempercepat transformasi ekonomi nasional. Hilirisasi mendorong nilai tambah sumber daya alam, sementara infrastruktur memastikan rantai pasok energi dari hulu hingga hilir berjalan efisien dan berkelanjutan.










